Langsung ke konten utama

Postingan

DICARI: JEJAKA UNTUK RASIDA

Rasida Cari Jodoh. Bukan nyari cewek, tapi cowok. Rasida kekurangan makhluk bernama jantan. Apa aku harus miris? Ah, entahlah. Angkatan sebelumnya memang ada cowok, tapi untuk regenerasi, harus ada cowok. Angkatan 2012, cowoknya cuma satu. Angkatan 2013, cowoknya hmm... kayaknya empat. Awalnya sih ada lebih dari empat, tapi seleksi alam telah merenggut mereka. Jujur, awalnya aku ngerasa terenggutnya para cowok itu karena seleksi alam, senang juga. Saingan berkurang, Man, tapiii memang lebih baik tetap sama-sama, berjuang bareng, pokoknya susah-senang ya bersama hanya di Rasida. Efek betapa langkanya makhluk pejantan di Rasida terasa ya belakangan. Untuk betina sih banyak. Tinggal cap-cip-cup belalang kuncup deh. Nah, untuk pejantannya yang langka. Kayaknya Rasida perlu nerapin undang-undang, makhluk pejantan itu dilindungi oleh pemerintahan Rasida. Untuk tahun ini saja, cowok regenerasi baru dua. Itu pun, kata salah satu crew (pastinya betina), satu dari cowok regenerasi itu agak a...

DIKLAT I KSR PMI UNIT VII UIN SUKA

Relawan PMI nggak sesimpel PMR saat aku aliyah dulu. Tanggung jawab relawan PMI itu gede banget. Dibutuhin fisik yang kuat juga. Kalau urusan angkat-mengangkat, relawan PMI harus nomor satu. Ketika tugas kemanusiaan memanggil, tentunya nggak bisa dong memilih sendiri kayak gimana sih yang harus relawan kerjakan, tapi harus siap sedia dengan kondisi apapun. Ngelakuin segala hal harus cepat, bukan hanya untuk urusan perut, tapi juga urusan dengan Sang Pencipta. Diklat I KSR PMI Unit VII UIN SuKa memberikanku banyak pelajaran. Capek sih capek, karena itulah resikonya, tapi dibalik itu semua, sense of humanity-ku berusaha untuk dibangunkan. Salah satu contoh kecil (benaran makjleb di hati) saat Om kesusahan ngancingin lengan kemejanya sewaktu jadi pimpinan barisan. Tentunya dia harus rapi. Saat dia merapikan kemejanya (dan mengancingkan lengan kemejanya yang panjang itu), aku sempat keki. Lama banget sih ngancinginnya? Astaghfirullah... Sama sekali nggak ada niatan buat ngebantu Om nganc...

TITIK JENUH

Setiap orang pasti pernah mengalami titik jenuh. Suatu perasaan yang menimbulkan kebosanan (akut). Hmm... apa aku tengah merasakan titik jenuh di Rasida FM? Maybe yes, maybe no . Ada beberapa alasan sih kalau aku (memang) benar-benar mengalami titik jenuh. Pertama (kayaknya the one and the only ) karena crew Rasida yang sibuk dengan dunia mereka sendiri. Rasida (dibiarkan) terbengkalai begitu saja. Sebenarnya nggak murni cuek sih, cuma karena beberapa crew yang jarang ngumpul, bikin sebuah perasaan bernama sepi tercipta. Benaran sepi banget. Sehari paling banyak 5 crew yang menyambangi studio. Itu pun nggak bertahan hingga Rasida waktunya tutup. Paling beberapa jam (atau bahkan beberapa menit). Entah karena kesibukan, atau karena hal lain yang entah apa, aku nggak tahu. Aku hanya merasa sepi dan... sendiri. Kalimat ini memang terkesan cengeng tapi inilah faktanya. Aku paling nggak suka dengan kesendirian, rasa sepi (kecuali aku sendiri yang menciptakan rasa itu). Walau pun h...

TENTANG KAMU

Sempat ngerasa sepiii banget di Rasida FM. S oalnya beberapa crew seolah-ol ah melupakan Rasida gitu. Rasa sepi itu seke tika musnah saat rapat Rasida Cari Jodoh dimulai. Nggak se -sepi yang aku rasakan sebelumnya. Memang sih beberapa crew sibuk bertebaran dimana-mana sampai melupakan Rasida (hiks!), dan sekarang Rasida FM lagi butuh banget kerjasama dari p ara crew. Harapannya sih semua yang tengah bertebaran bisa kumpul lagi, nyatu lagi. Ng gak kerasa Rasida FM open recruitment l agi. Dul u, aku nunggu mome n ini setahun an lho. Soalnya Se mester 1 aku gagal jadi bag ian dari Rasida. Awal nya sih aku optimis, tapi fakta berkata lain. Aku masih ingat banget, saat penutup an Be lajar Jadi Broa dcasting Bareng Rasida FM (kalau nggak salah ini tema oprec waktu itu), aku nggak bisa datang karena ada PDKT (Pelatihan Dakwah dan Karya Tulis) FLP Jogja XIV. Sering banget aku dihadapkan dengan dua pilihan. Mau nggak mau aku harus memilih dan mengorbankan salah satu. Waktu itu aku memilih...

KEMBALI PULANG

Laaama banget "rumahku" ini aku tinggalin. Terakhir kali datang Juni 2013. Semester lalu. *pasang tampang terkejut bin kaget* Bukan karena kesibukan atau apalah yang bikin aku nggak datang ke rumahku ini, tapi... karena... (karena apa ya? kok jadi bingung alasannya?) Ya sudahlah, lupakan saja. :P Pengen cerita-cerita lagi nih. Kangen juga rasanya (kayaknya rasa kangennya itu nggak gede deh). Oh ya, sekarang aku Semester 5. Uuuh... angkatan dan semester paling tua di kampus. Secara ya, angkatan 2010 sudah nggak aktif banget di kampus. Paling urusan skripsi dkk doang. Angkatan 2009 jelas sudah banyak yang lulus dan ada juga yang nunggu wisuda. Nggak kerasa masuk Semester 5. Padahal aku masih ingat banget Semester 1 kemarin (iya, kemarin, bukan dulu). Bentar lagi lulus dan... apa yang akan terjadi setelahnya? Just wait 'n see . Pokoknya aku nikmatin banget fase-fase ini. Ngapain sih ngoyo? Slow but sure . Asyik! Semester 5 ini jadwal kuliahnya beeegitu longgaaar. Sehar...

PUBLIC ANNOUNCER RADIO'S DAY (PARD)

Berkesan. Ilmu nambah, teman baru. Suasananya heterogen pula. Selama ini sudah terbiasa dengan suasana yang homogen. Suasana yang berbeda membuatku lebih menghargai sebuah perbedaan. Teman baru: Ajeng, Aniz (Sanata Dharma), Lily, Mala, Fakhry, Rere, Grace (MMTC), Dita, Aan (Amikom), Putri (UNY), Iyi (Mercubuana), banyak lagi deh cuma aku nggak ingat semua.

DUA DUNIA

Beda konsentrasi, beda juga tugas kesibukan. Anak-anak Broadcast Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kalijaga 2011 tengah sibuk badai dengan tugas Jurnalistik Penyiaran. Tugas kelompok pasti ada drama di dalamnya. Beda pendapat dari orang beda karakter. Perlu startegi yang tepat dan bisa diterima semua. Jangan sampai deh ada yang merasa tersakiti karena debat pendapat dan akhirnya mutung sama anggota kelompok. Nggak enak banget tuh.