Langsung ke konten utama

Postingan

HIRUK-PIKUK MEDIA SOSIAL

Kontrol media sosial sepenuhnya kita yang atur. Konten apa yang mau kita nikmati ada di tangan kita. Pilih-pilih aja mau yang ini atau tinggalin yang itu. Sebagai pengguna media sosial, khususnya Twitter, pusing juga sama tweet yang berseliweran. Pusing sama instansi dan pejabat negeri ini yang bikin geleng-geleng kepala. Aku pun menilai nggak lagi objektif sekarang. Ya emang sih kita menilai sesuatu pasti subyektif tapi beda aja gitu kalo menilainya murni menilai tanpa tau sudut pandang lain. Bahkan sekarang aku jadi trust issue sama mereka. Sebentar lagi Pemilu pula. Makin-makin nih bingung mau memilih apa nggak. Selain spill instansi dan kelakuan pejabatnya, ada juga kejadian yang bikin pengen aku 'hiiih' rasanya. Ikut emosi bacanya. Sebenarnya nggak mau terlibat sih. Aku juga nggak ngikut segitunya kok. Ya udah cuma lihat sekilas tanpa ikut berkomentar. Walau ada juga sih satu-dua jempolku menari. "Ayo, netizen, kawal kasus ini!" Aku rasa soal kawal-mengawal ini...

FILM VIRGO YANG BIKIN MERINDING

Asli! Nggak pake bohong apalagi mengada-ada. Film Virgo and the Sparklings karya sutradara Ody Harahap sangat enjoyable . Awal film dibuka dengan apik, lagu-lagunya juga sangat easy listening , apalagi ada lagu dari Melly Goeslaw yang nggak perlu diragukan lagi. Scene Riani lihat warna suara dari ruang musik bikin merinding sekaligus berharap film jagoan di masa depan bisa bersaing sama film superhero. Aku sangat menikmati film dari Bumilangit Cinematic Universe ini. Film ketiga setelah Gundala (2019) dan Sri Asih (2022). Next bakal ada Tira, kalo nggak salah, yang tayang di Disney+. Terus juga bakal ada Godam, Aquanus, Merpati, waaaw... sungguh bikin merinding. Sebangga itu aku sama para jagoan. Film Virgo and the Sparklings tentu nggak sempurna. Udah bisa bersaing sama film superhero besutan Marvel? Mungkin belum. Jalan ceritanya simpel sekaligus juga masih banyak teka-teki yang bikin tidur nggak nyenyak. Luka di pinggang Riani gimana? Ganendra yang muncul di cergam Virgo and the Spa...

SEPOTONG CERITA DI RADIO

Ada rasa nggak nyangka aku bisa menjadi bagian dari cerita di Retjo Buntung FM. Beberapa kali aku lewat di depannya saat selesai siaran, aku membayangkan seperti apa jika aku bersiaran di sana. Semesta mendukung. Aku dapat kabar dari Pak Pra, Retjo Buntung sedang membutuhkan penyiar cowok. Sebenarnya sejak awal tahun sebelumnya Bella udah ngasih tau aku, Retjo Buntung lagi nyari penyiar. Cuma waktu itu aku merasa nggak yakin. Ada sepotong keragu-raguan yang membuatku enggan melakukannya. Anta bilang, terlalu nyaman di zona nyaman. Setahun kemudian, setelah Pak Pra menginfokan, aku memberanikan diri untuk mencoba. Alhamdulillah gayung bersambut. Retjo Buntung memanggilku untuk sesi interview. Sempat hopeless karena udah seminggu lebih nggak ada kabar apa pun dari Bu Asik. Yah... sudahlah, pikirku waktu itu. Belum rezekinya. Eh, ternyata, alhamdulillah, saat aku udah mulai berusaha ikhlas, Bu Asik kasih kabar baik buatku. Aku bisa lanjut di Retjo Buntung. Mulailah aku de...

CERITA DI 2023

Tahun yang baru udah berjalan tujuh hari. Gimana? Masih so fun ? Semoga tetap menyenangkan ya. Awal tahunku disibukkan sama berkas-berkas kontrak kerja a.k.a siaran. Lumayan bikin spaneng ya karena prosesnya satu-satu. Semacam mencari kepingan puzzle untuk kemudian disatukan jadi puzzle yang utuh. Alhamdulillah di hari ke-7 di 2023 ini urusan berkas-berkas kontrak siaran udah kelar. Fiuh... bisa bernapas lega juga. Mas Krishna, teman siaranku, kasih ide buat ngadain nongki bareng. Merayakan kelancaran pengurusan berkas yang menyita perhatian. Aku oke-oke aja kalo mau meet up, nongkrong bareng, makan-makan. Nggak tau sih teman-teman yay or nay. Mas Krishna bilang buat yang mau-mau aja. Sekedar ide yang muncul waktu kami lagi ngobrol. Sepertinya Mas Krishna juga nggak nge-up ide ini di grup chat. Tahun yang baru, tempat siaran juga baru. So far masih fresh ya karena emang baru banget Radio Widoro alias W pindah ke sisi timur Teras Malioboro 2. Setelah tiga tahun Radio Widoro mengudar...

DUA BENTUK CERITA

  Sejak Agustus 2022, aku kembali membiasakan kebiasaan lama: menulis diary. Sekarang aku menyebutnya buku cerita. Kesannya kalo buku diary itu terlalu alay. Ha ha. Aku aja yang ngerasa gini kok. Lagian pilihan juga 'kan mau bilang buku diary, buku cerita, jurnal, dan lain-lain. Lumayan sering aku ngobrol di buku cerita. Walau teknologi semakin canggih dan menulis pake pena kadang dianggap ketinggalan tapi aku justru menyukainya. Takkan terganti sih. Ada emosi yang aku rasain waktu nulis pake pena. Cerita di sini aku jarang banget. Dulu pernah mencoba konsisten cerita-cerita di blog tiap hari. Minimal sehari ada satu ceritalah. Sempat berjalan sampai sebulanan sampai aku memutuskan udahan. Lama-lama malah jadi terbebani. Aku enggak enjoy. Malah ada momen aku maksain buat cerita di blog. Enggak mau ada yang bolong karena udah tiap hari aku cerita. Emang sih kebiasaan baik itu perlu dipaksa biar terbiasa tapi aku enggak mau maksain diri-sendiri. Yang penting aku happy. Kecuali kalo a...

JKT48 TOUR DAN EUFORIA DI JOGJA

Mungkin telat aku cerita sekarang tapi lagi pengen cerita nih. Padahal waktu itu aku udah niat banget pengen langsung cerita. Biar fresh from the oven gitu. Eh, malah lupa dan baru ingat sekian minggu setelahnya. Hari ini. Bukan sekian minggu lagi malah tapi sekian bulan. JKT48 Tour adalah kali kedua aku datang ke event JKT48. Sebelumnya aku pernah datang ke JKT48 Circus sekitar 2018 kayaknya. Sebelum pandemi deh. Waktu itu acaranya di UGM. Gedung apalah itu namanya yang di depan Grha Sabha. Kali kedua aku datang ke event JKT48 lokasinya ada di Sleman City Hall a.k.a SCH. Event JKT48 yang pertama setelah dua tahun hiatus karena pandemi. Hiatus event maksudnya. Show Theater sih tetap jalan. Aku datang sendiri. Sempat kepikiran ngajak teman tapi dia bukan Fans JKT48. Bisa sih SKSD alias sok kenal sok deket, in a good way , sama Fans JKT48 Jogja tapi rasanya... beda rasa ya antusiasku ngajak orang lain kenalan pada waktu dulu dan sekarang. It's ok datang sendiri. JKT48 Tour udah di...

CERITA DI SEMBILAN

Ada cerita apa aja di sembilan? Eh, tunggu. Sembilan? Nama tempat? Bukan. Sembilan. Angka sembilan. Emang kenapa sama angka sembilan? Angka yang mendekati sempurna. Nilai 9 sanggup membuat si peraihnya tersenyum. Bisa membuat orang tuanya bangga. Ada yang angka favoritnya 9. Dan sembilan-sembilan yang lain. Hari ini sembilan resmi menjadi milikku. Setelah sebelumnya banyak cerita di 9, 19, dan sekarang 29. Cerita yang baru sebagai manusia yang semakin dewasa. 29 ya? Rasanya mengalir begitu cepat. Delapan baru saja resmi menjadi kenangan untukku. Sembilan siap menantikan banyak cerita. Apakah salah satunya adalah menikah? Kebanyakan cerita di 29 adalah menjadi manusia yang berumah tangga. Bertanggungjawab bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga orang lain yang sudah mengikat janji suci dan manusia baru yang Allah titipkan. Rasanya takut ya menjadi semakin dewasa. Tanggung jawab semakin besar. Sebenarnya enggak semenakutkan itu. Sama aja kayak waktu baru memiliki angka delapan. Ada k...