Langsung ke konten utama

Postingan

ADIKTIF

Adiktif. Pernah ngerasain? Enak? Adiktif apa dulu? Adiktif yang negatif, janganlah. Na'udzubillah... Adiktif yang positif, good... Rasanya adiktif positif itu nikmat banget. Sekali nggak ngelakuin, rasanya ada yang beda. Pastinya nggak bikin rugi. Perlu dikembangin tuh adiktif positif. Lebih tepatnya dibudayakan. Adiktif nulis, adiktif berkarya, adiktif menebar kebaikan, adiktif baca Al Qur'an, subhannallah.. indah banget. Adiktif negatif, jangan harap bakal merasakan kenikmatan yang sesungguhnya. Adiktif negatif, nikmatnya cuma semu. Setelah itu bakal menderita. Rugi diri-sendiri. Setiap manusia pasti pernah adiktif negatif. Aku waktu SMP pernah adiktif main PS. Selalu bela-belain datang ke rental PS sepulang sekolah. Uang jajan, bukannya buat jajan, tapi buat main PS. Mamah marah banget. Nikmat, tapi ya cuma sesaat. Jadi, main PS bisa jadi adiktif negatif? Bisa. Manfaat main PS apa? Media menghibur diri-sendiri tapi kalo berlebihan, jadinya nggak baik. Beda kalo adikt...

ARUS

Memang pada dasarnya bukan tipe orang yang mengikuti arus. Orang-orang melakukan ini, justru sama sekali nggak ikut-ikutan. Giliran orang lain nggak melakukannya, justru dilakukan. Melakukan sendiri tanpa mengikuti arus. Memang orang banyak macamnya. Ada yang latah ikut arus, ada juga yang tetap cool. Mengikuti arus (mungkin bisa dibilang 'kekinian'?) sama saja nggak punya pendirian. Ikut-ikut saja apa yang lagi ngalir. Arus ke kanan, ikut ke kanan. Arus ke kiri, ikut kiri. Gimana kalo melawan arus? Melawan arus? Beda.. beda.. Melawan arus dengan nggak ikut-ikutan arus, jelas beda. Melawan arus jelas bikin chaos . Namanya juga melawan. Nggak ikut-ikutan arus, tetap di jalur yang sama, cuma nggak ikut 'jalan'. Berhenti di tepi sambil mengawasi. Bukan berhenti di tengah dan ganggu. Mengikuti arus ke arah positif? Dianjurkan. Bisa jadi niat awal mengikuti arus karena, ya.. mengikuti orang lain, biar dilihat mata manusia, belum tulus, tapi hati manusia bisa dib...

SEMANGAT

Kadang naik, kadang turun, kadang maju-mundur. Semangat mah gitu. Kalo lagi naik, bagus, bikin bergairah hidup, tapi kalo lagi turun, beuuh.. nggak pengen melakukan apa pun. Semangat udah jadi bagian dari hidup. Melakukan apa pun, pasti ada semangatnya. Kadar semangat tiap orang jelas beda. Tiap orang juga punya cara sendiri buat mengolah semangat. Merasa stuck dengan semangat yang gitu-gitu doang? Naiknya jarang, turunnya sering. Cari mood booster. Bentuknya bisa apa pun. Intinya yang bikin gairah hidup jadi ON. Nggak perlu sesuatu yang 'wah' karena masing-masing punya cara beda memandang dan merasakannya. Semangat naik-turun, wajar, tapi jangan ababil juga. Bentar-bentar naik, bentar-bentar turun. Pertahanin konsistensi semangat. Nggak asyik kalo semangat gampang naik & gampang turun. Semangat bukan berarti gairah meletup-letup terus jadi heboh (sendiri), tapi bisa berarti 'kemauan kuat' buat menjalani apa yang di depan mata. Mau tantangan, rintangan,...

#Cerpen PERTEMUAN

Aku sudah tidak sabar menanti pertemuan ini. Sudah sejak lama aku hanya melihatnya dari jauh. Sekarang saatnya aku melihat sosoknya secara nyata, mewujud di depan mataku. Jam 2 siang di sebuah pusat perbelanjaan. Itulah tempat dan waktu yang dia sebutkan untuk pertemuan perdana ini. Pertemuan singkat yang membuatku tidak bisa tidur semalaman. Aku benar-benar mempersiapkan pertemuan ini. Aku tidak boleh terlambat. Beberapa jam sebelum pertemuan kami, dia mengirim pesan padaku, meminta tolong untukku mengirimkan sesuatu. Mataku terbelalak. Apa dia serius? Apa dia tidak salah kirim pesan? Dia serius dan setelah itu menarik kembali ucapannya. Aku sepertinya sudah dibutakan oleh pertemuan pertama yang sebentar lagi terjadi. Aku bersedia secara sadar dan senang hati memenuhi permintaannya. Saat aku memperjelas permintaannya, aku sengaja meneleponnya, tapi tidak ada respon. Oke, kita belum saling mengenal banyak. Saat aku menanyakannya via jejaring sosial, dia menjawabnya...

BERUBAH

Perubahan pasti selalu ada. Nggak ada seorang pun yang bisa menghindari perubahan. Mau nggak mau memang harus berubah. Perubahan bisa ke arah yang baik, bisa juga sebaliknya. Berubah ke arah yang baik, siapa nolak? Berubah ke arah nggak baik, katanya nggak ada yang mau, tapi faktanya ada kok yang berubah ke arah yang lebih buruk. Bisa jadi menyadari perubahan, tapi sengaja mengabaikan. Perubahan yang mau nggak mau harus berubah adalah karena waktu. Nggak mungkin 'kan menolak berubah hanya karena waktu yang terus berjalan? Nggak ada seorang pun yang dapat menghentikan waktu, kecuali memutuskan buat menghentikan waktunya sendiri. Perubahan yang bisa diterima atau ditolak adalah perubahan dari diri-sendiri. Kita ingin berubah, hanya diri sendiri yang bisa mengubahnya. Berubah positif atau justru negatif, tergantung dari kita menyikapinya. Kalo sudah usaha keras, nggak nyerah, pasti bakal ada hasilnya. Kalo nggak usaha, hanya diam menyilangkan kaki dan tangan, gimana mau menghas...

KATA (DALAM) HATI

Rindu tapi nggak terkatakan. Mungkinkah? Terkadang sesuatu yang besar dan nyata begitu dekat, nggak disadari (atau sengaja nggak menyadari?). Kalo seseorang bisa membaca hati dan pikiran orang lain, pasti nggak ada yang namanya menerka-nerka. Nggak setiap orang mau mengatakan apa yang ingin dikatakan. Sebagian yang lain lebih memilih menyimpan sendiri apa yang ingin dikatakan. "Aku nggak apa-apa," katanya sambil tersenyum. Benar nggak apa-apa? Atau ada kata tersembunyi dari sederet kata yang menenangkan itu? Selalu, selalu ada kemungkinan. Seseorang yang mengatakan bahagia, belum tentu dia bahagia. Apa ada rasa sebaliknya? Nggak bahagia tapi sejatinya bahagia? Dipikir, pasti ada rasa sebaliknya itu. Kelihatannya nggak bahagia, tapi sebenarnya bahagia. Bilang "aku baik-baik saja" semoga memang baik-baik saja. Dibutuhkan kepekaan? Ya, seharusnya begitu. Lisan yang menutupi apa isi hati bisa jadi adalah kode. Hanya seseorang yang punya kepekaan, bisa merasakan da...

(SENGAJA) LUPA

Rasanya dilupakan gimana? Pernah ngerasain? Bikin baper? Nyesek? Pengen teriak di hutan belok ke pantai? Pernah melupakan sesuatu nggak? Pernah? Wajar. Manusia. Ya begitulah, nggak semua hal selalu diingat. Pasti ada aja yang dilupakan (atau sengaja melupakan?). Satu hal yang selalu dilupakan adalah bersyukur. Banyak banget kenikmatan yang diberikan tapi jaraaang banget ingat dengan syukur. Padahal semakin manusia bersyukur, maka nikmat-Nya akan bertambah. Faktanya, saat menikmati kenikmatan, justru lupa bersyukur. Sedih rasanya saat ingat membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Bilang dia begini, dia begitu.. Setiap orang punya kenikmatan masing-masing. Jangan selalu melihat ke atas, tapi lihatlah apa yang ada di sekitar. Lihatlah yang kekurangan, ketidaksempurnaan, dan aku yakin bakalan langsung bersyukur dengan apa yang diberikan dan dimiliki. Bersyukur itu mudah, tapi ngelakuinnya yang "susah". Ya, susah.. karena nggak setiap kenikmatan dan yang dimiliki ...