Senin, 13 Juni 2016

MILIK KITA

#Day_7

Jarang ada yang menyadarinya, tapi saat hilang justru dirindukan dan menyesal enggak menjaganya dengan baik. Penyesalan memang selalu datang di akhir. Kalau di awal namanya pendaftaran. Ada yang menyadari ‘kesehatan’ adalah sesuatu yang sangat berharga? Secara teori, sehat memang penting. Ada ‘kah orang yang dengan sukarela menukar kesehatannya dengan sakit? Sakit memang meleburkan dosa, tapi jika tetap bersyukur menerimanya, bukan justru menghujat terus-terusan.

Paham dan tahu betul kesehatan itu penting, tapi jarang yang mau menjaganya. Asal-asalan yang penting sekarang baik-baik saja. Efek buruk datang di akhir dan sebelum menyadarinya ternyata sudah terlambat. Kalau sudah begini, apa yang akan dilakukan? Menyadari ‘senangnya bergerak bebas’? Saat sakit memang segalanya seperti dikekang. Enggak boleh ini, enggak boleh begitu. Ada ‘kah yang merasakan nikmatnya sakit? Nikmatnya sehat saja sering dilupakan, apalagi nikmatnya sakit?

Sebelum semuanya terlambat, segera jagalah apa yang perlu dijaga. Rasanya merinding lihat orang yang sembarangan dengan kesehatannya. Makan sesukanya, istirahat seenaknya, pola hidup yang semau gue. Apa ini semua kenikmatan? Mungkin iya, tapi hanya fatamorgana.

Apa yang disuka belum tentu baik. Apa yang enak belum tentu bermanfaat. Apa yang semau gue belum tentu mendatangkan kenikmatan. Seseorang pernah bilang, “Hidup sehat adalah investasi masa depan.” Sehat sekarang dan juga nanti. Siapa yang mau di masa senja tetap merasakan ‘senangnya bergerak bebas’? Kalau enggak dimulai dari sekarang, kapan lagi? Menunggu nanti? Apa ‘nanti’ itu masih ada?

Cara menjaga sesuatu yang seharusnya dijaga ini sebenarnya mudah. Cukup tiga kunci: pola makan, pola istirahat dan aktivitas fisik. Setiap orang pasti mempunyai ukuran yang berbeda. Sayangnya, masih banyak yang cuek dengan tiga kunci ini.

Pola makan: yang penting perut kenyang. Mengenyangkan belum tentu ‘mengenyangkan’ juga nutrisinya. Pola istirahat: kantuk enggak perlu dijemput tapi biarkan datang sendiri. Ada yang bilang insomnia, enggak bisa tidur sebelum jam sekian.. sekian.. dan sekian. Kalau enggak dibiasakan begini, pasti enggak bakalan begini. Kantuk juga perlu dijemput karena terkadang tubuh dan otak enggak sejalan. Aktivitas fisik: naik motor saja yang enggak bikin ribet. Memungkinkan jalan kaki, kenapa naik motor? Kemudahan teknologi sering menciptakan labirin kemalasan. Jalan kaki beberapa meter ditolak. Sekecil apapun aktivitas fisik, pasti ada manfaatnya.

Sehat itu milik kita. Sudah seharusnya kita jaga sampai nanti, sampai akhir.

13.6.2016
#29HariMenulisCinta

0 komentar:

Posting Komentar

© B A G U S A D I S A T Y A 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis