Rabu, 04 November 2015

#FiksiMini JENDELA-JENDELA

Aku duduk memandang lalu-lalang manusia. Apa yang mereka pikirkan? Terkadang, aku ingin bisa membaca pikiran orang lain. Apa mereka bahagia? Atau justru menderita?

Mataku memandang naik ke sebuah gedung dengan banyak jendela. Mata awasku menangkap tiga sosok yang berada di sebuah balkon dengan jendela besar.

Sosok pertama, perempuan yang menimang anak. Pakaiannya putih. Dia ada di lantai paling atas gedung. Sosok selanjutnya, dua laki-laki yang tampak membicarakan sesuatu. Mereka juga sama memakai pakaian putih.
 
Apa yang mereka katakan? Apa yang mereka pikirkan? Perempuan itu tetap menimang anaknya. Mungkin sambil bersenandung. Sementara dua laki-laki yang berada di bawah balkon perempuan itu, juga masih berbicara entah apa.

Mataku terbelalak melihat perempuan itu melempar anak di pelukannya. Sekian detik berikutnya dia ikut terjun. Ah, sepertinya aku berhalusinasi lagi. Biarlah. Sudah sering orang tidak percaya dengan apa yang aku lihat.

Aku masih melihat lalu-lalang manusia. Mungkin sekarang aku juga tengah berhalusinasi.[]

Jogja, 4 November 2015

0 komentar:

Posting Komentar

© B A G U S A D I S A T Y A 2012 | Blogger Template by Enny Law - Ngetik Dot Com - Nulis