Langsung ke konten utama

WAKTU DAN PERJALANAN

Waktu terus berjalan. Nggak melambat atau bertambah cepat. Waktu terus berputar dan semakin jauh perjalanan yang kita lakukan. Tanpa sadar sudah berada di tahun sekian. Seolah waktu berjalan dengan begitu cepatnya. Mengingat kembali perjalanan yang lalu-lalu membuatku merasa nano-nano.

Bukan karena bersedih tapi ada rasa kangen di tahun-tahun itu. Dulu dan sekarang nggak akan sama. Masing-masing punya cerita. Bagiku dulu ya dulu dengan segudang ceritanya. Sekarang ya sekarang lengkap dengan ceritanya juga. Aku nggak merasa masa ini lebih baik dibanding masa yang lain. Semua perjalanan waktu ada indah-indahnya untuk diceritakan lagi hari ini.

Tahun ini aku akan... yah... pasti ada perubahan. Pasti ada cerita. Semoga be nice to me. Aku ingin cerita yang baik-baik. Semoga tetap didekatkan dengan kebaikan. Ada satu hal yang aku... entah khawatir atau apa tentang waktu yang terus berjalan maju. Perubahan. Nggak semua perubahan aku mengkhawatirkannya. Hanya saja...

Apa aku siap dengan perubahan itu? Misal yang dekat dulu deh. Adik-adikku memasuki fase kehidupan yang baru a.k.a menikah. Apa aku akan siap untuk itu? Tentu. Aku sangat siap tapi ada rasa... kehilangan karena saat masa itu tiba mungkin ceritaku dan adik-adikku akan berbeda. Ini fase kehidupan yang baru. Aku juga akan mengalaminya. Entah besok, minggu depan, bulan depan, tahun depan.

Waktu terus berjalan maju. Meninggalkan jejak kenangan yang aku pilah-pilih untuk disimpan dan diceritakan lagi nanti.[]

Kebumen, 12 Juni 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANGGILAN

Setiap keluarga pasti punya nama panggilan buat anggota keluarganya. Anak pertama dipanggil 'kakak'. Anak kedua dipanggil 'adik'. Anak ketiga dipanggil 'dedek'. Ada juga anak pertama laki-laki dipanggil 'mas'. Anak kedua laki-laki dipanggil 'kakak'. Anak terakhir dipanggil 'adik'. Panggilan ini enggak cuma berlaku buat adik ke kakaknya, tapi juga ayah dan ibu memanggil dengan panggilan ini. Ada juga yang dipanggil Guguk. Panggilan kesayangan buat anjing kesayangan. Ayah dan ibu untuk setiap keluarga juga punya panggilan yang berbeda. Ada yang memanggil 'abah', 'papa', 'bapak', 'abi', 'dad', 'rama'. Ada juga 'ummi', 'mama', 'bunda', 'mom', 'biyung'. Aku memanggil ayah dan ibuku dengan panggilan kesayangan 'bapak' dan 'mamah'. Buat rata-rata keluarga di komplek desaku, panggilan 'bapak' dan 'mamah' jarang banget, teruta...

KOBATO

Baru beberapa hari nyelesein nonton semua episode Kobato, anime karya Clamp. Anime yang diproduksi 2009 ini baru aku tonton sekarang, 2014.  Aku emang suka anime, tapi kalo nonton anime update, aku jarang. Biasanya anime yang aku tonton produksi lama. Mulai dari Sailor Moon,  Wedding Peach, Card Captor Sakura, hingga Kobato. Anime-anime itu punya kenangan bareng masa kecilku, kecuali Kobato yang baru aku tahu  sekitar 2011 atau 2012, agak lupa. Pertama kali tahu anime ini dari majalah Animonster (sekarang Animonstar). Waktu itu Kobato yang jadi cover- nya. Itu pun bukan majalah baru, tapi bekas.  Aku beli di lapak sebelah rel kereta di Timoho. Harganya kalau nggak salah Rp 8.500 (padahal harga aslinya Rp 30.000-an :P). Aku tertarik beli  karena cover-nya. Waktu itu sih aku belum tahu Kobato. Suka anime, tertarik dengan Kobato yang jadi cover, aku beli deh majalah itu. Kalau nggak  salah majalahnya edisi 2010. Nah, aku bisa punya seluruh episode Kobato...

NILAI

Aku masih ingat waktu SD dapat uang saku study tour Rp100 ribu rasanya banyak sekali. Buat bocah usia 11 tahun waktu itu, Rp100 ribu memang banyak. Lebih dari cukup buat jajan selama study tour. Aku juga masih ingat waktu SMA, uang sakuku seminggu Rp50 ribuan. Aku hitung berdasarkan pengeluaran tiap harinya. Satu kali makan Rp2000-Rp3000 dapat seporsi nasi, sayur bening, dan tempe goreng. Free air putih. Sekarang satu kali makan Rp2000 bisa nggak sih? Bisa. Nasi kucing di angkringan. Itu pun kalo harganya Rp2000. Apa kenyang makan satu bungkus nasi kucing? Waktu aku SMA, seporsi Rp2000 kenyang. Porsi standar pakai piring pada umumnya. Nilai uang memang berubah. Sekarang Rp2000 bisa buat makan tapi nelangsa. Paling nggak tiga bungkus nasi kucing biar kenyang. Ingin sekali Rp100 ribu buat seminggu. Bisa nggak sih in this era, in this economy ? Bisa. Atur-atur aja tapi mode survival kali ya. Nasi, masak sendiri. Sayur cukup dua porsi tanpa tambahan gorengan dan sejenisnya. Mungkin sekit...