Langsung ke konten utama

HARAPAN ITU PASTI ADA

Bermimpi setinggi langit nggak masalah kan? Punya harapan dan keinginan apapun itu (asal positif sih), nggak bakal ada yang ngelarang ya. Nggak melanggar hukum juga. Nggak ngerugiin kamu juga. :D :P Nggak salah dong dengan jumlah UN 15.90, Adikku, Khamdy daftar di MTsN Klirong? Nggak ada yang ngelarang kan? Mungkin kamu bertanya-tanya, MTsN Klirong?




Jangan keburu penasaran, coba deh kamu ingat-ingat lagi ceritaku sebelumnya. Gimana? Udah ingat? Iya, benar yang itu. Nah, sekarang aku lagi semacam galau gitu. Galau kan nggak melulu tentang cinta, tapi bisa apa aja. Setuju? ;) *kedip-kedip

Galau karena sebesar apapun aku optimis Khamdy bakal lolos seleksi penerimaan siswa baru MTsN Klirong, tetep... aja ada yang namanya pesimis. Hingga cerita ini aku tulis, jumlah nilai UN yang nggak beda jauh sama Khamdy baru dua (Khamdy salah satunya). Bayangkan jika itu terjadi pada adikmu.

Haduuuh... hatiku rasanya nggak tenang dan berharap ada keajaiban datang kepada Khamdy. Lucky. Sekali lagi, keberuntungan. Semoga. Aamin.

Alternatif kedua ya di MTs Salafiyah Syafi'iyah Grogol Penatus. Nggak ada yang salah sih nerusin sekolah disitu, tapi lolos ke sekolah negeri tentu alhamdulillah banget.

Aku berharap dengan harapan yang paaaling dalam dari hatiku, mengharap keajaiban-Mu Ya Rabb, Khamdy lolos seleksi penerimaan siswa baru MTsN Klirong. Aamin. Aamin. Ya rabbal'alamin.

Mungkin ada yang bilang apa yang Khamdy lakuin dengan daftar di MTsN Klirong (atas rekomendasi dan semangatku) dan membawa nilai ala kadarnya, bagai mencari benang di tumpukkan jerami. Whatever ya. Masa depan siapa yang tahu.

Wish him luck. O:)
(Jogja, 27 Juni 2013)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANGGILAN

Setiap keluarga pasti punya nama panggilan buat anggota keluarganya. Anak pertama dipanggil 'kakak'. Anak kedua dipanggil 'adik'. Anak ketiga dipanggil 'dedek'. Ada juga anak pertama laki-laki dipanggil 'mas'. Anak kedua laki-laki dipanggil 'kakak'. Anak terakhir dipanggil 'adik'. Panggilan ini enggak cuma berlaku buat adik ke kakaknya, tapi juga ayah dan ibu memanggil dengan panggilan ini. Ada juga yang dipanggil Guguk. Panggilan kesayangan buat anjing kesayangan. Ayah dan ibu untuk setiap keluarga juga punya panggilan yang berbeda. Ada yang memanggil 'abah', 'papa', 'bapak', 'abi', 'dad', 'rama'. Ada juga 'ummi', 'mama', 'bunda', 'mom', 'biyung'. Aku memanggil ayah dan ibuku dengan panggilan kesayangan 'bapak' dan 'mamah'. Buat rata-rata keluarga di komplek desaku, panggilan 'bapak' dan 'mamah' jarang banget, teruta...

KOBATO

Baru beberapa hari nyelesein nonton semua episode Kobato, anime karya Clamp. Anime yang diproduksi 2009 ini baru aku tonton sekarang, 2014.  Aku emang suka anime, tapi kalo nonton anime update, aku jarang. Biasanya anime yang aku tonton produksi lama. Mulai dari Sailor Moon,  Wedding Peach, Card Captor Sakura, hingga Kobato. Anime-anime itu punya kenangan bareng masa kecilku, kecuali Kobato yang baru aku tahu  sekitar 2011 atau 2012, agak lupa. Pertama kali tahu anime ini dari majalah Animonster (sekarang Animonstar). Waktu itu Kobato yang jadi cover- nya. Itu pun bukan majalah baru, tapi bekas.  Aku beli di lapak sebelah rel kereta di Timoho. Harganya kalau nggak salah Rp 8.500 (padahal harga aslinya Rp 30.000-an :P). Aku tertarik beli  karena cover-nya. Waktu itu sih aku belum tahu Kobato. Suka anime, tertarik dengan Kobato yang jadi cover, aku beli deh majalah itu. Kalau nggak  salah majalahnya edisi 2010. Nah, aku bisa punya seluruh episode Kobato...

NILAI

Aku masih ingat waktu SD dapat uang saku study tour Rp100 ribu rasanya banyak sekali. Buat bocah usia 11 tahun waktu itu, Rp100 ribu memang banyak. Lebih dari cukup buat jajan selama study tour. Aku juga masih ingat waktu SMA, uang sakuku seminggu Rp50 ribuan. Aku hitung berdasarkan pengeluaran tiap harinya. Satu kali makan Rp2000-Rp3000 dapat seporsi nasi, sayur bening, dan tempe goreng. Free air putih. Sekarang satu kali makan Rp2000 bisa nggak sih? Bisa. Nasi kucing di angkringan. Itu pun kalo harganya Rp2000. Apa kenyang makan satu bungkus nasi kucing? Waktu aku SMA, seporsi Rp2000 kenyang. Porsi standar pakai piring pada umumnya. Nilai uang memang berubah. Sekarang Rp2000 bisa buat makan tapi nelangsa. Paling nggak tiga bungkus nasi kucing biar kenyang. Ingin sekali Rp100 ribu buat seminggu. Bisa nggak sih in this era, in this economy ? Bisa. Atur-atur aja tapi mode survival kali ya. Nasi, masak sendiri. Sayur cukup dua porsi tanpa tambahan gorengan dan sejenisnya. Mungkin sekit...