Langsung ke konten utama

SEBELUM ERA MOBILE LEGENDS

(https://www.upstation.id/2017/09/16/inilah-45-wallpaper-hd-mobile-legends-terbaru-download-sekarang/)

Permainan role-playing a.k.a RPG bisa dibilang punya banyak penggemar. Everlasting gitulah. Sejak dulu sampai sekarang, jenis permainan satu ini tetap jadi favorit. Saya salah satunya. Saya suka banget permainan memerankan karakter, terutama tema-tema fantasi. Permainan jenis ini ngasih kebebasan memilih karakter. Beberapa permainan bahkan ada yang bisa mendesain karakter sendiri.
Generasi sekarang mungkin familiar sama role-playing games di PC atau smartphone, tapi role-playing yang dimainkan secara nyata mirip ular tangga dan monopoli juga ada. Menurut Wikipedia, role-playing games ini namanya live-action role-playing. Pemain harus pakai kostum untuk memerankan karakter tertentu. Sementara computer role-playing games dan console role-playing games yang paling banyak dikenal generasi sekarang memang spesifik mengarah sama permainan berbasis elektronik karena populer banget. Sepertinya RPG live-action sekarang jarang dimainkan.
RPG paling populer dimiliki Final Fantasy. Jauh sebelum Mobile Legends mendunia, Final Fantasy hadir memberikan petualangan seru di PC dan Playstation. Mobile Legends memang sangat populer, tapi RPG seri Final Fantasy tetap punya penggemarnya sampai sekarang.
Games sejenis Mobile Legends ini masuk kategori MOBA, Multiplayer Online Battle Arena. Permainan kategori ini sudah ada sejak tahun 90-an. Cara mainnya lebih-kurang mirip Mobile Legends, menghancurkan markas musuh yang dibantu AI (artificial intelligence). Game pertama jenis MOBA belum punya grafis yang keren, tapi buat ukuran waktu itu grafisnya banyak yang bilang keren sih. Kecanggihan teknologi yang bikin grafis games MOBA semakin ciamik. Contoh yang paling populer sekarang, Mobile Legends. Bisa dibilang Mobile Legends dan RPG smartphone sejenis adalah games paling simpel dibanding RPG PC. Strategi yang dipake enggak ribet. Buat yang punya skill dewa main RPG PC, Mobile Legends kayak kacang goreng. RPG smartphone semacam Mobile Legends memang populer banget, tapi RPG PC semacam Defense of The Ancient a.k.a DOTA tetap nomor satu. Enggak heran ada yang berhari-hari main DOTA, bahkan ada turnamennya juga yang hadiahnya menggiurkan banget. Cara cerdas main ya begini. Bisa menghasilkan uang.
Jogja, 06.03.2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANGGILAN

Setiap keluarga pasti punya nama panggilan buat anggota keluarganya. Anak pertama dipanggil 'kakak'. Anak kedua dipanggil 'adik'. Anak ketiga dipanggil 'dedek'. Ada juga anak pertama laki-laki dipanggil 'mas'. Anak kedua laki-laki dipanggil 'kakak'. Anak terakhir dipanggil 'adik'. Panggilan ini enggak cuma berlaku buat adik ke kakaknya, tapi juga ayah dan ibu memanggil dengan panggilan ini. Ada juga yang dipanggil Guguk. Panggilan kesayangan buat anjing kesayangan. Ayah dan ibu untuk setiap keluarga juga punya panggilan yang berbeda. Ada yang memanggil 'abah', 'papa', 'bapak', 'abi', 'dad', 'rama'. Ada juga 'ummi', 'mama', 'bunda', 'mom', 'biyung'. Aku memanggil ayah dan ibuku dengan panggilan kesayangan 'bapak' dan 'mamah'. Buat rata-rata keluarga di komplek desaku, panggilan 'bapak' dan 'mamah' jarang banget, teruta...

KOBATO

Baru beberapa hari nyelesein nonton semua episode Kobato, anime karya Clamp. Anime yang diproduksi 2009 ini baru aku tonton sekarang, 2014.  Aku emang suka anime, tapi kalo nonton anime update, aku jarang. Biasanya anime yang aku tonton produksi lama. Mulai dari Sailor Moon,  Wedding Peach, Card Captor Sakura, hingga Kobato. Anime-anime itu punya kenangan bareng masa kecilku, kecuali Kobato yang baru aku tahu  sekitar 2011 atau 2012, agak lupa. Pertama kali tahu anime ini dari majalah Animonster (sekarang Animonstar). Waktu itu Kobato yang jadi cover- nya. Itu pun bukan majalah baru, tapi bekas.  Aku beli di lapak sebelah rel kereta di Timoho. Harganya kalau nggak salah Rp 8.500 (padahal harga aslinya Rp 30.000-an :P). Aku tertarik beli  karena cover-nya. Waktu itu sih aku belum tahu Kobato. Suka anime, tertarik dengan Kobato yang jadi cover, aku beli deh majalah itu. Kalau nggak  salah majalahnya edisi 2010. Nah, aku bisa punya seluruh episode Kobato...

RUMAH BARU

Nyaman sih di rumah yang lama tapi karena aturannya harus pindah maka kami pun berbesar hati meninggalkan banyak sekali cerita. Mencoba membuka lagi memori. Awal 2023 adalah chapter pertama aku dan teman-teman Radio Widoro pindah studio ke Teras Malioboro 2 Jl. Mataram. Sebelumnya kami bersiaran di Kompleks Parkir Abu Bakar Ali. Sekitar dua atau tiga tahun kami mengudara di sini dengan nano-nano rasanya. Ada manis, asem, juga asin. Parkir di lantai tiga. Naik-turun tangga. Bayar 3K, khusus weekend dan masa liburan jadi 5K. Riuhnya Parkir Abu Ali terutama weekend. Bahkan sholat maghrib pun harus antri karena saking penuhnya. Aku mengalami sakit di kaki, you knowlah ~ juga saat siaran di sini. Bayangin naik tangga menuju lantai tiga dengan kondisi kaki sakit. Kalo bukan karena passion mungkin aku nggak semenyala itu. Pindahlah kami ke studio baru. Lebih nyaman, lebih luas. Bahkan terluas di antara studio siaran yang pernah kami tempati. Bagiku, studio di Teras Malioboro 2 sisi timur i...