Langsung ke konten utama

SAAT YANG TEPAT MELEPAS PERTAHANAN

Merasa terlalu banyak menahan ini dan itu, tenanglah. Nantinya juga akan ada waktu melepas semua yang ditahan itu. Waktu yang tepat benar-benar memanjakan keinginan. Bebas. Lepas. Perlulah kita sesekali begini. Sesekali. Bukan setiap hari karena enggak baik buat kesehatan.


Menahan ini dan itu dari sisi finansial, bisa. Menahan ini dan itu dari sisi hasrat, bisa juga. Menahan keinginan beli ini dan itu karena finansial yang terbatas. Suatu saat, sesuatu yang sebelumnya kita tahan-tahan itu, akhirnya bisa kita lepaskan juga. Royal, tapi tetap harus ada kontrol. Kita baru saja gajian dan di hari itu juga langsung royal sepuas hati? Gajimu berapa? Enggak terhingga sampai berani royal tanpa batas karena sebelumnya bersusah-payah menahan diri? Hari ini gajian, besok kebingungan. Jangan sampai deh. Na'udzubillah...
Benar-benar merasa berhasil menahan ini dan itu kalo berhubungan sama hasrat. Susah banget. Godaannya sungguh luar biasa. Godaan menahan ini dan itu dari sisi finansial bisa dibilang belum ada apa-apanya dibanding godaan menahan ini dan itu karena hasrat. Seseorang yang benar-benar "puasa", two thumbs up! Kebayang banget saat bisa melepas pertahanan yang satu ini, pasti rasanya nikmat banget. Jangan dibayangin. Nanti keluar.
Sesekali royal di hari pertama gajian demi memuaskan keinginan ini dan itu yang sebelumnya ditahan-tahan, bolehlah. Sesekali dan harus dikendalikan biar enggak jadi boomerang buat diri-sendiri. Sesekali royal demi melepas hasrat yang selama ini ditahan sekuat tenaga, hati, dan jiwa? Kalo belum waktunya, jangan. Royal yang satu ini bukan ajang coba-coba.
Jogja, 07.01.2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANGGILAN

Setiap keluarga pasti punya nama panggilan buat anggota keluarganya. Anak pertama dipanggil 'kakak'. Anak kedua dipanggil 'adik'. Anak ketiga dipanggil 'dedek'. Ada juga anak pertama laki-laki dipanggil 'mas'. Anak kedua laki-laki dipanggil 'kakak'. Anak terakhir dipanggil 'adik'. Panggilan ini enggak cuma berlaku buat adik ke kakaknya, tapi juga ayah dan ibu memanggil dengan panggilan ini. Ada juga yang dipanggil Guguk. Panggilan kesayangan buat anjing kesayangan. Ayah dan ibu untuk setiap keluarga juga punya panggilan yang berbeda. Ada yang memanggil 'abah', 'papa', 'bapak', 'abi', 'dad', 'rama'. Ada juga 'ummi', 'mama', 'bunda', 'mom', 'biyung'. Aku memanggil ayah dan ibuku dengan panggilan kesayangan 'bapak' dan 'mamah'. Buat rata-rata keluarga di komplek desaku, panggilan 'bapak' dan 'mamah' jarang banget, teruta...

KOBATO

Baru beberapa hari nyelesein nonton semua episode Kobato, anime karya Clamp. Anime yang diproduksi 2009 ini baru aku tonton sekarang, 2014.  Aku emang suka anime, tapi kalo nonton anime update, aku jarang. Biasanya anime yang aku tonton produksi lama. Mulai dari Sailor Moon,  Wedding Peach, Card Captor Sakura, hingga Kobato. Anime-anime itu punya kenangan bareng masa kecilku, kecuali Kobato yang baru aku tahu  sekitar 2011 atau 2012, agak lupa. Pertama kali tahu anime ini dari majalah Animonster (sekarang Animonstar). Waktu itu Kobato yang jadi cover- nya. Itu pun bukan majalah baru, tapi bekas.  Aku beli di lapak sebelah rel kereta di Timoho. Harganya kalau nggak salah Rp 8.500 (padahal harga aslinya Rp 30.000-an :P). Aku tertarik beli  karena cover-nya. Waktu itu sih aku belum tahu Kobato. Suka anime, tertarik dengan Kobato yang jadi cover, aku beli deh majalah itu. Kalau nggak  salah majalahnya edisi 2010. Nah, aku bisa punya seluruh episode Kobato...

DI BELAKANG (ADA) ANGKA DUA

Bisa dibilang aku mampir ke sini cuma di momen seperti hari ini. 16 Agustus. Ada momen spesial apa sih di 16 Agustus? Kata Sal Priadi, "...serta mulia, panjang umurnya." Hari lahir. Tahun ini aku melewati hari lahir ke-32. Wow! Ti-ga pu-luh du-a. Sama-sama di belakang ada angka dua tapi beda rasanya ya waktu hari lahir ke-22 dan hari ini. Waktu 22 tahun aku nggak merasa ada tekanan. Kayak berlalu gitu aja. Aku ingat hari lahir ke-22-ku terjadi setahun setelah KKN di Kulonprogo. Pengingatnya adalah waktu KKN aku pernah ditanya ulang tahun ke berapa. Aku jawab, "Bioskop." Twenty one alias 21. Apakah hari lahir kali ini aku merasa tertekan? Ada rasa yang membuatku khawatir tapi let it flow aja. Nggak mau jadi overthinking . Apa yang terjadi nantinya ya dihadapi dengan riang gembira lengkap dengan gedebak-gedebuk nya. Masa ulang tahun nggak ada apa-apa? Nggak mengharapkan juga sih. Nggak mengharuskan juga tapi kalo ada ya aku nikmati dan berterima kasih. Kode banget ni...