Langsung ke konten utama

PILIH KADO YANG MANA?

Pernah merasa bingung ngasih kado buat seseorang? Apa ya? Mau kado yang biasa-biasa atau kado yang berkesan? Kalo kado yang biasa, misal kado pernikahan, bisa pilih barang pecah-belah/ bedcover. Banyak yang memilih dua ini jadi kado pas datang ke acara nikahan. Kalo kado yang enggak biasa, pilih sesuatu yang bisa ngasih kesan tertentu, entah barangnya lucu, beda dari yang lain, atau kalo mau modal besar dan terlihat wow, kasih kado emas batangan, berlian, permata. Pernah lihat kado pernikahan, bukan mas kawin loh, seberharga ini?
Ka.do, hadiah atau pemberian (untuk yang berulangtahun, menikah, melahirkan, dan bla bla bla), kata KBBI. Sebagian orang pengen ngasih kado yang enggak biasa. Out of the box dan enggak ikut-ikutan yang lain. Tipikal orang seperti ini enggak mau asal-asalan pilih kado. Bahkan bisa jadi kado disiapkan jauh-jauh hari. Harus kado yang berkesan.
Sebagian yang lain justru sebaliknya, enggak ambil pusing mau kasih kado apa. Standar kayak orang-orang kasih kado. Nikahan dikasih kado ini, ulangtahun dikasih kado itu, ngikut aja yang udah jadi kebiasaan orang-orang. Tipikal orang yang enggak mau ribet. Entah kadonya berkesan atau enggak, yang penting "kewajiban" kasih kado udah tunai.
Sadar atau enggak, bawa kado waktu datang ke acara nikahan/ ulangtahun, kelahiran juga, jadi semacam kewajiban. Pemilik acara enggak bilang harus bawa kado, tapi karena kebiasaan datang ke satu acara bawa kado, secara enggak langsung bawa kado jadi semacam kewajiban. Makanya ada beberapa acara yang sampe ditulis di undangan "dilarang membawa kado". Tanpa diminta, datang ke satu undangan acara, ya (harus) bawa kado.
Kado yang berkesan itu enggak selalu mahal, tapi sesuatu yang berguna buat si penerima kado. Sesuatu yang bisa dipake sehari-hari dan enggak cuma jadi pajangan. Bisa pilih mug lucu dengan bentuk yang unik. Mug couple buat kado pernikahan. Kalo tau hobinya, kesukaannya, bakal lebih gampang pilih kadonya. Si ini suka baca novel, si itu suka koleksi jam tangan, bla bla bla. Kasih kado yang enggak cuma sekedar kado tapi juga sesuatu yang berkesan buat yang menerima. Aku merasa ada kepuasan kalo bisa kasih kado yang enggak biasa dan respon dari si penerima kado enggak menganggap aneh. Justru happy dan enggak nyangka. Kamu gimana?
Jogja, 05.12.2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANGGILAN

Setiap keluarga pasti punya nama panggilan buat anggota keluarganya. Anak pertama dipanggil 'kakak'. Anak kedua dipanggil 'adik'. Anak ketiga dipanggil 'dedek'. Ada juga anak pertama laki-laki dipanggil 'mas'. Anak kedua laki-laki dipanggil 'kakak'. Anak terakhir dipanggil 'adik'. Panggilan ini enggak cuma berlaku buat adik ke kakaknya, tapi juga ayah dan ibu memanggil dengan panggilan ini. Ada juga yang dipanggil Guguk. Panggilan kesayangan buat anjing kesayangan. Ayah dan ibu untuk setiap keluarga juga punya panggilan yang berbeda. Ada yang memanggil 'abah', 'papa', 'bapak', 'abi', 'dad', 'rama'. Ada juga 'ummi', 'mama', 'bunda', 'mom', 'biyung'. Aku memanggil ayah dan ibuku dengan panggilan kesayangan 'bapak' dan 'mamah'. Buat rata-rata keluarga di komplek desaku, panggilan 'bapak' dan 'mamah' jarang banget, teruta...

KOBATO

Baru beberapa hari nyelesein nonton semua episode Kobato, anime karya Clamp. Anime yang diproduksi 2009 ini baru aku tonton sekarang, 2014.  Aku emang suka anime, tapi kalo nonton anime update, aku jarang. Biasanya anime yang aku tonton produksi lama. Mulai dari Sailor Moon,  Wedding Peach, Card Captor Sakura, hingga Kobato. Anime-anime itu punya kenangan bareng masa kecilku, kecuali Kobato yang baru aku tahu  sekitar 2011 atau 2012, agak lupa. Pertama kali tahu anime ini dari majalah Animonster (sekarang Animonstar). Waktu itu Kobato yang jadi cover- nya. Itu pun bukan majalah baru, tapi bekas.  Aku beli di lapak sebelah rel kereta di Timoho. Harganya kalau nggak salah Rp 8.500 (padahal harga aslinya Rp 30.000-an :P). Aku tertarik beli  karena cover-nya. Waktu itu sih aku belum tahu Kobato. Suka anime, tertarik dengan Kobato yang jadi cover, aku beli deh majalah itu. Kalau nggak  salah majalahnya edisi 2010. Nah, aku bisa punya seluruh episode Kobato...

RUMAH BARU

Nyaman sih di rumah yang lama tapi karena aturannya harus pindah maka kami pun berbesar hati meninggalkan banyak sekali cerita. Mencoba membuka lagi memori. Awal 2023 adalah chapter pertama aku dan teman-teman Radio Widoro pindah studio ke Teras Malioboro 2 Jl. Mataram. Sebelumnya kami bersiaran di Kompleks Parkir Abu Bakar Ali. Sekitar dua atau tiga tahun kami mengudara di sini dengan nano-nano rasanya. Ada manis, asem, juga asin. Parkir di lantai tiga. Naik-turun tangga. Bayar 3K, khusus weekend dan masa liburan jadi 5K. Riuhnya Parkir Abu Ali terutama weekend. Bahkan sholat maghrib pun harus antri karena saking penuhnya. Aku mengalami sakit di kaki, you knowlah ~ juga saat siaran di sini. Bayangin naik tangga menuju lantai tiga dengan kondisi kaki sakit. Kalo bukan karena passion mungkin aku nggak semenyala itu. Pindahlah kami ke studio baru. Lebih nyaman, lebih luas. Bahkan terluas di antara studio siaran yang pernah kami tempati. Bagiku, studio di Teras Malioboro 2 sisi timur i...