Langsung ke konten utama

BROMANCE


Punya sahabat? Teman yang paling dekat? Sejauh apa kedekatanmu sama sahabat dan teman yang paling dekat ini? Setiap orang pasti punya sahabat/ teman yang paling dekat. Cowok, cewek, pasti punya. Sahabatan sesama cewek, nonton film berdua di bioskop pas malam Minggu karena sama-sama jomblo. Sahabatan sesama cowok dan nonton film berdua di bioskop? Malam Minggu pula. Ada yang merasa aneh, ada juga yang menganggapnya wajar dan biasa.
Sahabatan sesama cewek, jalan berdua, bergandengan tangan, terlihat manis. Sisterhood mereka oke nih. Sahabatan sesama cowok, jalan berdua, bergandengan tangan? Ngng.. permisi, pintu keluar di sebelah mana ya?
Ada yang bilang, cowok pergi berdua sesama cowok dianggap homo. Cowok pergi rame-rame dibilang boy band. Cowok pergi sendirian? Cupu! Cowok memang selalu serba salah. Jangan merasa bersalah dulu. Persahabatan/ pertemanan sesama cowok enggak bisa disamain kayak sahabatan sesama cewek. Begitu juga sebaliknya. Ada sesuatu yang wajar dilakuin sahabatan sesama cewek, tapi aneh kalo dilakuin sahabatan sesama cowok. Contohnya, gandengan tangan, cipika-cipika. Pernah lihat sahabatan sesama cowok, atau kamu sendiri deh, ngelakuin ini? 99,99% pasti enggak pernah. Terus yang 1%? Yah.. you know what I mean, Bro.
Persahabatan sesama cowok namanya bromance, diambil dari kata brother dan romance. Eits, romance di sini bukan mesra-mesraan kayak pacaran, (emang kita laki apaan?) tapi lebih ke relationship yang enggak cuma sekedar tau nama. Bisa dibilang dekat banget, kayak saudara sendiri begitulah. Di mana ada dia, di situ ada kamu. Antara kamu dan dia kayak enggak terpisahkan. Ada hubungan emosional juga, tapi bukan cinta-cintaan.
Bromance punya tanda-tandanya. Enggak setiap hubungan pertemanan sesama cowok bisa dibilang bromance. Cuma sekedar tau nama, mendekat cuma pas lagi butuh (ini sih parah). Tanda-tanda bromance yang pertama, hasil ngintip di ciricara.com, punya panggilan aneh, lucu, enggak biasa. Pernah lihat sesama cowok manggil bukan pake nama tapi pake julukan, bahkan enggak sedikit julukan kasar? Tanda-tanda bromance nih. Enggak bakal marah kalo dipanggil Pantat Penggorengan, Daki Jam Tangan, yah.. something like that, karena kedekatan yang dibangun berarti level dewa.
Tanda yang kedua, berbagi pakaian, termasuk celana dalam, ya kadang-kadang pas lagi kehabisan baju bersih, apalagi buat yang tinggal bareng, satu kost, satu kontrakan, satu asrama, satu kamar. Berbagi makanan juga iya. Wah.. berbagi satu ini jelas banget. Nasi Padang sebungkus berdua, hajarlah. Ada satu yang enggak bakal bagi-bagi: cewek.
Tanda yang selanjutnya, ini khusus buat yang jomblo, tiap weekend, tiap ada waktu luang, selalu bareng. Namanya juga jomblo, daripada ngenes malam Minggu enggak ke mana-mana, nongkrong berdua aja tuh sekalian ngecengin cewek-cewek lewat. Siapa tau ada yang nyantol satu. Namanya juga cowok, naluri menggodanya pasti ada dan lebih terang-terangan. Enggak semua cowok begini loh ya. Ada juga yang menahan diri demi menghindari pemberat timbangan ke Neraka.
Tanda yang terakhir, karena secara emosional punya hubungan yang kuat, sahabatan sesama cowok ini enggak bakal ragu buat nyeritain sisi lain hidupnya, semacam curhat begitulah. Kalo ada masalah, pasti diceritain ke sahabatnya. Kayak enggak ada rahasia. Semuanya terbuka. Ah, satu lagi, kalo kamu, wahai cewek-cewek, yang pernah diceritain sama dia tentang sahabatnya, cowok, berarti dia punya bromance.
Tenang.. tenang.. cowok kamu enggak akan berpaling darimu kok, tapi siap-siap kalo ada pertandingan bola tim favorit mereka, harus mengalah dan menerima kalo kamu dinomorduakan.
Jogja, 17.12.2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANGGILAN

Setiap keluarga pasti punya nama panggilan buat anggota keluarganya. Anak pertama dipanggil 'kakak'. Anak kedua dipanggil 'adik'. Anak ketiga dipanggil 'dedek'. Ada juga anak pertama laki-laki dipanggil 'mas'. Anak kedua laki-laki dipanggil 'kakak'. Anak terakhir dipanggil 'adik'. Panggilan ini enggak cuma berlaku buat adik ke kakaknya, tapi juga ayah dan ibu memanggil dengan panggilan ini. Ada juga yang dipanggil Guguk. Panggilan kesayangan buat anjing kesayangan. Ayah dan ibu untuk setiap keluarga juga punya panggilan yang berbeda. Ada yang memanggil 'abah', 'papa', 'bapak', 'abi', 'dad', 'rama'. Ada juga 'ummi', 'mama', 'bunda', 'mom', 'biyung'. Aku memanggil ayah dan ibuku dengan panggilan kesayangan 'bapak' dan 'mamah'. Buat rata-rata keluarga di komplek desaku, panggilan 'bapak' dan 'mamah' jarang banget, teruta...

KOBATO

Baru beberapa hari nyelesein nonton semua episode Kobato, anime karya Clamp. Anime yang diproduksi 2009 ini baru aku tonton sekarang, 2014.  Aku emang suka anime, tapi kalo nonton anime update, aku jarang. Biasanya anime yang aku tonton produksi lama. Mulai dari Sailor Moon,  Wedding Peach, Card Captor Sakura, hingga Kobato. Anime-anime itu punya kenangan bareng masa kecilku, kecuali Kobato yang baru aku tahu  sekitar 2011 atau 2012, agak lupa. Pertama kali tahu anime ini dari majalah Animonster (sekarang Animonstar). Waktu itu Kobato yang jadi cover- nya. Itu pun bukan majalah baru, tapi bekas.  Aku beli di lapak sebelah rel kereta di Timoho. Harganya kalau nggak salah Rp 8.500 (padahal harga aslinya Rp 30.000-an :P). Aku tertarik beli  karena cover-nya. Waktu itu sih aku belum tahu Kobato. Suka anime, tertarik dengan Kobato yang jadi cover, aku beli deh majalah itu. Kalau nggak  salah majalahnya edisi 2010. Nah, aku bisa punya seluruh episode Kobato...

RUMAH BARU

Nyaman sih di rumah yang lama tapi karena aturannya harus pindah maka kami pun berbesar hati meninggalkan banyak sekali cerita. Mencoba membuka lagi memori. Awal 2023 adalah chapter pertama aku dan teman-teman Radio Widoro pindah studio ke Teras Malioboro 2 Jl. Mataram. Sebelumnya kami bersiaran di Kompleks Parkir Abu Bakar Ali. Sekitar dua atau tiga tahun kami mengudara di sini dengan nano-nano rasanya. Ada manis, asem, juga asin. Parkir di lantai tiga. Naik-turun tangga. Bayar 3K, khusus weekend dan masa liburan jadi 5K. Riuhnya Parkir Abu Ali terutama weekend. Bahkan sholat maghrib pun harus antri karena saking penuhnya. Aku mengalami sakit di kaki, you knowlah ~ juga saat siaran di sini. Bayangin naik tangga menuju lantai tiga dengan kondisi kaki sakit. Kalo bukan karena passion mungkin aku nggak semenyala itu. Pindahlah kami ke studio baru. Lebih nyaman, lebih luas. Bahkan terluas di antara studio siaran yang pernah kami tempati. Bagiku, studio di Teras Malioboro 2 sisi timur i...