Langsung ke konten utama

Aku Pusing!

Nyatuin banyak kepala emang susah. Harus bener-bener mikirin perasaan. Keputusan yang diambil beneran harus sesuai sama hati masing-masing. Jam 10 pagi ini kumpul di Panggung Demokrasi buat ngebahas tugas Periklanan. Gila! Nggak ada yang ontime. Aku juga termasuk nggak ontime. Aku dateng ke Panggung Demokrasi sekitar jam 10.10-an gitu. Yang lain; Nur dan Mutia, belum dateng. Adi nggak bisa dateng, ada kondangan katanya sampe siang menjelang sore. Randy juga nggak bisa, ke Solo katanya. Majid juga ikut-ikutan nggak bisa. Pulkam dia katanya. Gila! Tugas udah di depan mata dan dia pulang? Aku aja sampe batalin rencana mudik karena tugas Periklanan ini. Kalo Senin besok dia nggak ikut take, blacklist. Nggak cuma Majid aja sih, tapi siapapun di kelompokku yang nggak ikut take, bakal di-blacklist. Yang penting itu kan proses pengambilan gambarnya. Ya harus ikut semualah.
Mutia tadi nggak dateng. Entah apa alasan dia nggak dateng. Kalo aku dan Nur mau nungguin sih, bisa aja Mutia dateng, tapi mau nunggu sampe jam berapa? Dia telat sejam! Gila! Gila banget! Ya udah, akhirnya aku dan Nur memutuskan pulang. Ngapain nungguin orang yang nggak ngehargai waktu? Buang-buang waktu yang lagi nunggu aja.
Pertemuan tugas Periklanan hari ini cuma aku dan Nur yang bisa. Senin besok jam 8 take. Harus hari itu juga proses pengambilan gambarnya selesai. Abis itu diedit. Proses editing pastinya nggak bisa main-main. Walaupun ini iklan dan durasinya nggak lebih dari semenit, editingnya nggak bisa asal-asalan.
Sekarang mau pinjem kamera DSLR ke Mba Zulva. Moga aja boleh. Fiuhhh... pengen banget tugas Periklanan ini cepet selesai. Kamis besok presentasi plus hari itu juga Pengukuhan JCM 2012 entah dimana tempatnya aku belum tahu. Aku ke lokasi pengukuhan mau naik motor aja ah. Biar lebih fleksibel. Pulangnya juga bisa suka-suka. Nggak tergantung sama kendaraan lain semisal bus kalo ikut naik bus bareng JCM 2012. Kayaknya emang naik bus deh bagi JCM 2012. Kemungkinannya kecil kalo naik motor sendiri-sendiri. Tahun lalu aja naik bus bagi anggota baru JCM.
Sabtu harus udah pulang. Titik! Jam 3 sore ada kumpul besar Rasida soalnya. Harus dateng ini. Nggak boleh nggak!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PANGGILAN

Setiap keluarga pasti punya nama panggilan buat anggota keluarganya. Anak pertama dipanggil 'kakak'. Anak kedua dipanggil 'adik'. Anak ketiga dipanggil 'dedek'. Ada juga anak pertama laki-laki dipanggil 'mas'. Anak kedua laki-laki dipanggil 'kakak'. Anak terakhir dipanggil 'adik'. Panggilan ini enggak cuma berlaku buat adik ke kakaknya, tapi juga ayah dan ibu memanggil dengan panggilan ini. Ada juga yang dipanggil Guguk. Panggilan kesayangan buat anjing kesayangan. Ayah dan ibu untuk setiap keluarga juga punya panggilan yang berbeda. Ada yang memanggil 'abah', 'papa', 'bapak', 'abi', 'dad', 'rama'. Ada juga 'ummi', 'mama', 'bunda', 'mom', 'biyung'. Aku memanggil ayah dan ibuku dengan panggilan kesayangan 'bapak' dan 'mamah'. Buat rata-rata keluarga di komplek desaku, panggilan 'bapak' dan 'mamah' jarang banget, teruta...

KOBATO

Baru beberapa hari nyelesein nonton semua episode Kobato, anime karya Clamp. Anime yang diproduksi 2009 ini baru aku tonton sekarang, 2014.  Aku emang suka anime, tapi kalo nonton anime update, aku jarang. Biasanya anime yang aku tonton produksi lama. Mulai dari Sailor Moon,  Wedding Peach, Card Captor Sakura, hingga Kobato. Anime-anime itu punya kenangan bareng masa kecilku, kecuali Kobato yang baru aku tahu  sekitar 2011 atau 2012, agak lupa. Pertama kali tahu anime ini dari majalah Animonster (sekarang Animonstar). Waktu itu Kobato yang jadi cover- nya. Itu pun bukan majalah baru, tapi bekas.  Aku beli di lapak sebelah rel kereta di Timoho. Harganya kalau nggak salah Rp 8.500 (padahal harga aslinya Rp 30.000-an :P). Aku tertarik beli  karena cover-nya. Waktu itu sih aku belum tahu Kobato. Suka anime, tertarik dengan Kobato yang jadi cover, aku beli deh majalah itu. Kalau nggak  salah majalahnya edisi 2010. Nah, aku bisa punya seluruh episode Kobato...

RUMAH BARU

Nyaman sih di rumah yang lama tapi karena aturannya harus pindah maka kami pun berbesar hati meninggalkan banyak sekali cerita. Mencoba membuka lagi memori. Awal 2023 adalah chapter pertama aku dan teman-teman Radio Widoro pindah studio ke Teras Malioboro 2 Jl. Mataram. Sebelumnya kami bersiaran di Kompleks Parkir Abu Bakar Ali. Sekitar dua atau tiga tahun kami mengudara di sini dengan nano-nano rasanya. Ada manis, asem, juga asin. Parkir di lantai tiga. Naik-turun tangga. Bayar 3K, khusus weekend dan masa liburan jadi 5K. Riuhnya Parkir Abu Ali terutama weekend. Bahkan sholat maghrib pun harus antri karena saking penuhnya. Aku mengalami sakit di kaki, you knowlah ~ juga saat siaran di sini. Bayangin naik tangga menuju lantai tiga dengan kondisi kaki sakit. Kalo bukan karena passion mungkin aku nggak semenyala itu. Pindahlah kami ke studio baru. Lebih nyaman, lebih luas. Bahkan terluas di antara studio siaran yang pernah kami tempati. Bagiku, studio di Teras Malioboro 2 sisi timur i...